iTs mE
Yup…itu nama panggilanku start dari SMA tahun ‘89 (SMA 1 Denpasar). Saat itu kulitku berwarna coklat kemerahan plus dengan rambut yg agak kemerahan juga…
Aku lahir dan besar didaerah Tuban – Kuta Bali tanggal 2 Nopember 1973. Sejak kecil aku emang paling doyan maen dekat laut. Hobbynya juga nggak jauh2 amat dari situ…ya mancing, surfing, bola pantai, etc. Dan diantara 3 bersaudara, aku emang agak sedikit lebih bandel ketimbang kakak dan adikku. Aku lebih banyak menghabiskan waktuku bersama teman2ku, jarang dirumah, jarang sekolah… Malah saat akan Ebtanas SMA, aku mendapat ranking ke-2 untuk kategori Bolos wuakakak…Untung saat itu ranking Pertama dipegang oleh temanku Gus Budi yg Notabene adalah anak Gubernur Bali saat itu, jadi ranking 2 sampai 10 yg terdaftar terselamatkan untuk mengikuti ujian Ebtanas kala itu.
Selepas SMA taon 1992 aku melanjutkan study ke Malang Jawa Timur, dan mengambil S1 Ekonomi Management di STIE Malangkucecwara. Sebenarnya tujuanku sekolah diluar Bali adalah untuk menghindari teman2 karibku yang sering mengajak aku bolos sekolah saat SMA. Ortu-ku menyarankan untuk study di Jogya, hanya saja kakakku sudah terlebih dahulu sekolah dikota tersebut, aku sendiri tidak pernah akur dengan kakakku, jadi aku tidak mengikuti saran dari orangtuaku. Sempat aku diajak ke Surabaya bersama Pak De-ku beberapa hari untuk memilih sekolah disana, hanya saja hati ini kurang sreg karena udara disana panas. Memang sih di Bali juga panas, tapi panas di Surabaya lebih disebabkan panas dari polusi asap pabrik dan kendaraan, sedangkan panas di Bali merupakan panas murni dari matahari yang menyengat.
Hari ke-3 di Surabaya aku iseng jalan2 ke Malang, ternyata atmosphere disana lebih bersahabat denganku hingga aku memutuskan mendaftar untuk study disana. Singkat cerita aku diterima sebagai mahasiswa di STIE Malangkucecwara, tapi apa mau dikata…begitu aku memulai study 1 minggu disana aku bertemu kembali dengan teman2ku saat SMA dulu. Awalnya aku bisa berperang melawan negative needs-ku, tapi tidak bertahan lama….aku kembali lagi dengan perilaku saat aku SMA…bolos kuliah, judi, mabok, free sex… Motto-ku dan teman2 dulu mengikuti gaya grup musik barat yaitu Sex, Drunk & Rock n Roll. Apalagi saat itu kita masih bisa menikmati konser2 grup musik cadas. Aku & d’gang sempat menikmati konser Sepultura dan Metallica, sebelum akhirnya grup musik cadas di cekal oleh pemerintah.
Kesadaran untuk mengejar ketinggalanku timbul saat dari pihak Kampus melayangkan surat peringatan DO kepada Ortu-ku. Untuk sementara waktu aku tidak mau bertemu dengan teman2 karib-ku. Aku lebih banyak mendekati teman2 wanita-ku, tapi bukan untuk urusan sex, melainkan kujadikan sekretaris untuk dapat membantu dalam mengejar nilai2 kuliahku. Ada 4 teman cewek yang aku bisa percaya saat itu…ada Umiek, Made Ary, Neni & Busiya. Mereka adalah orang2 yg smart dan giat belajar.
Singkat cerita lagi…taon 1997 aku lulus kuliah dengan nilai lumayan, dimana taon terakhir aku sudah sendirian menyelesaikan study-ku…yah itu karena sohib cewek ke-4-nya menyelesaikan study cuma 4 taon, sedangkan aku dapet bonus 1 taon dari pihak kampus. Tapi masih mendingan ketimbang beberapa teman d’gang ku, mereka ada yg putus kuliah, DO dan ada juga yang jadi mahasiswa abadi.
Wahai my secretary dimanapun kalian berada saat ini, Aku salut dan berterima kasih karena tanpa kalian yang men-support aku, aku nggak bakalan lulus kuliah.
Selepas kuliah, aku meneruskan usaha Ortu dibidang jasa Agent Tour & Travel di Kuta-Bali. Tapi tidak berlangsung lama, karena pertentangan konsep management yang terjadi antara aku dan Ortu. Akhirnya aku lebih baik mundur dari management keluarga yang dipertahankan oleh Ortu. Saat itu juga aku bertekad akan mencari kerja sendiri tanpa bantuan Ortu, toh selama ini mereka sudah membekali diriku dengan ilmu yang aku dapat dari Sekolah yang notabene dibiayai oleh mereka. Sodara2 yang dekat dengan aku mengharapkan aku untuk tetap di bisnis keluargaku, tapi tekadku sudah bulat bahwa saatnya aku harus bisa mencari penghidupanku sendiri.
Mulailah aku masuk kantor keluar kantor melamar pekerjaan. Hingga aku mendapatkan pengalaman kerja menjadi kasir di Cafe, loncat menjadi Chief Admin, trus Sales TRAC, pindah lagi jadi BR Metrodata, hingga akhirnya saat ini kerjaanku lebih fokus di bidang IT. Yah lumayan untuk menyambung hidupku plus mengurus dan membiayai Ortuku karena bisnis Ortuku bangkrut taon 1999 tepat 1 taon setelah aku keluar dari bisnis Ortu.
Dari semua hal tersebut diatas ternyata hidup ini penuh dengan lika-liku dan teka-teki yang masih disembunyikan oleh NYA. Tinggal bagaimana kita menghadapi dan mengarunginya.
Masalah adalah sesuatu yang selalu menyertai kita, dan kita tidak berhak serta tidak bisa untuk menolaknya.
Learn it – Live it – Love it
Tulisan ini tidak akan berakhir selama aku masih bisa hidup dan berkarir….dan tentunya semasih punya uang buat bayar internet dong….pasti akan bersambung…
Salam